Tuesday, August 27, 2013

Membedakan asam urat dan rematik

ASAM URAT

Nyeri yang timbul akibat asam urat disebabkan oleh jumlah asam urat berlebih di dalam tubuh yang mengendap dan menjadi kristal di sendi. Selain itu asam urat berlebih ini juga bisa tertimbun di ginjal yang dapat memicu terjadinya batu ginjal.

Untuk mengetahui apakah rasa nyeri atau ngilu di sendi akibat asam urat atau tidak biasanya dengan melakukan pemeriksaan laboratorium dengan mengukur kadar asam urat dalam darahnya.

Orang yang mengalami asam urat disarankan untuk menghindari makanan yang mengandung kadar purin tinggi, seperti dalam melinjo serta jeroan hewan. Hal ini karena asam urat merupakan hasil dari proses metabolisme zat purin yang berasal dari makanan. Jika seseorang mengonsumsi makanan dengan kadar purin tinggi maka secara otomatis kadar asam urat di dalam tubuhnya juga meningkat.

Menurut Prof Handono Kalim Ketua IRA (Indonesian Rheumatology Association Kadar purin yang lebih tinggi sebenarnya berasal dari hewani seperti jeroan, makanan laut (seafood), dibandingkan kadar purin dari kacang-kacangan. Orang yang memiliki asam urat sebaiknya memperhatikan asupan jus buah-buah seperti halnya jus jeruk. Hal ini karena buah yang mengandung kadar fruktosa tinggi bisa mempengaruhi kinerja ginjal, sehingga asam urat yang seharusnya dikeluarkan justru mengendap atau tertimbun di dalam ginjal.


sumber : http://www.pikhospital.co.id/news/2012/10/08/17/penyakit-rematik-asam-urat-gout


ARTHRITIS RHEUMATOID (RA)

Arthritis rheumatoid adalah salah satu jenis penyakit autoimun yang progresif, sistemik, ditandai oleh peradangan kronis dari sendi-sendi serta disertai dengan gejala sistemik lainnya seperti kelelahan.

Prof Handono menuturkan ada 5 jenis rematik yang umum dijumpai oleh masyarakat yaitu:
  1. Rematik yang dijumpai sehari-hari seperti nyeri di bahu, pinggang atau leher
  2. Rematik yang terjadi pada orang tua yang kebanyakan akibat pengapuran sendi
  3. Rematik yang disebabkan oleh asma urat (gout)
  4. Rematik yang terjadi karena adanya infeksi
  5. Rematik yang disebabkan oleh autoimun dan termasuk jenis yang paling berat dan bahaya yaitu artritis reumatoid

Rematik merupakan penyakit yang banyak dijumpai di masyarakat, diperkirakan ada lebih dari 90 penyebab penyakit rematik yang salah satunya adalah akibat penumpukan asam urat berlebih di dalam tubuh. Banyak orang dengan rheumatoid arthritis memiliki penanda genetik tertentu yang disebut HLA-DR4. RA didiagnosis dengan pola gejala, riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, x ray dan tes darah untuk Rheumatoid Factor, yang merupakan antibodi yang ditemukan dalam darah 80% orang dewasa dengan RA. Lihat link ini untuk informasi lebih lanjut http://angkylosaurus.wordpress.com/

Sedangkan rematik yang dialami oleh seseorang juga bisa disebabkan oleh banyak hal seperti jarang berolahraga, terlalu capek atau melakukan sesuatu secara berlebihan.

Salah satu jenis rematik ada yang tergolong berbahaya dan parah yaitu artritis reumatoid (AR). 

Seperti apa gejalanya?
Penyakit ini tidak hanya menyerang sendi, tapi juga bagian tubuh lain seperti jantung, ginjal, mata, karenanya termasuk jenis rematik yang paling berat dan bahaya. Penyebab pasti dari penyakit ini belum diketahui. Penyakit ini terjadi akibat adanya rangkaian peradangan di dalam tubuh akibat dari reaksi autoimun. Reaksi autoimun ini terjadi jika sistem imun tubuh menyerang dirinya sendiri.

Prof Sandra T G Victorio-Navarra, MD, FPCP, FPRA dari University of Santo Tomas, Manila, Filipina menuturkan penyakit ini jangka panjang dan kronik. Diawal-awal gejala yang muncul mirip dengan penyakit lain. Sulit bangun di pagi hari dan butuh waktu lama untuk bisa bangun bahkan hingga 1 jam sebaiknya jangan diabaikan, karena makin lama fungsi tubuh makin rendah. Aktivitas dari penyakit ini adalah nyeri, kekakuan dan bengkak.


             
GAMBARAN RADIOLOGI REMATIK



       PROSES TERJADINYA REMATIK


Beberapa gejala lain yang bisa dicurigai sebagai artritis reumatoid yaitu:
  1. Adanya nyeri di 3 sendi atau lebih selama kurang lebih 6 minggu
  2. Laju darah yang meningkat
  3. Rasa nyeri-nyeri di tangan dan bengkak
  4. Lutut terasa panas dan kekakuan sendi
Jika muncul gejala tersebut segera curigai artritis reumatoid, jangan tunggu cacat dulu. Komplikasi yang umum mempengaruhi pasien dengan artritis reumatoid adalah anemia sehingga mudah lelah, serta peningkatan risiko penyakit kardiovaskuler seperti jantung. Tapi penyakit ini juga bisa menyerang paru-paru, hematologik, pembuluh darah, tulang, mata, kelenjar liur dan kulit.

Untuk itu ada 4 hal penting dalam menangani artritis reumatoid yaitu:
  1. Melakukan diagnosis dini sehingga mencegah kecacatan
  2. Melakukan perawatan secara agresif, karena perkembangan penyakit ini pada beberapa orang terbilang cepat atau progresif tinggi
  3. Usahakan untuk mencapai kondisi remisi, yaitu suatu kondisi yang mana aktivitas dari penyakit ini sangat rendah atau menjadi inaktif
  4. Melakukan kontrol secara teratur
Apakah penyakit ini bisa disembuhkan?

Penyakit artritis reumatoid tidak mengenal sembuh sempurna, tapi hanya bisa membuat penyakit tersebut tenang atau menjadi inaktif. Obat untuk penyakit ini pun terus berkembang, dulu obat yang digunakan merupakan obat untuk penyakit lain seperti obat malaria dan obat anti kanker. Kini obat Tocilizumab diperkirakan menjadi obat yang efektif. Obat ini merupakan agen biologi yang bertugas menghambat interleukin 6 (IL 6)  http://id.termwiki.com/EN:interleukin-6, IL-6 berperan pada proses radang dan kerusakan sendi serta bagian tubuh lainnya.

Semoga bermanfaat!!

<!-- FREE-BLOG-CONTENT.com -->
<br><center><iframe src="http://www.free-blog-content.com/Calendars/calendar0035.htm" width="166" height="362" 
marginwidth="0" marginheight="0" frameborder="no" scrolling=no allowtransparency="true"></iframe></center>

<center><a style="font-size: 3mm" href="http://www.free-blog-content.com/">Free Blog Content</a></center></br>

No comments:

Post a Comment